Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBeritaUpdate Gempa NTT:...

Update Gempa NTT: Korban Meninggal Naik Menjadi 91, 1.286 Terluka

BNPB Laporkan Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Meningkat Menjadi 91 Orang

Jakarta, VIVA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa korban jiwa akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah, dengan data terbaru mencatat sudah 91 orang meninggal dunia. Jumlah ini meningkat 4 orang dari laporan sebelumnya.

Penyebaran Korban Meninggal

Pada tujuh kabupaten/kota yang terdampak, Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah korban terbanyak, yakni 32 orang, diikuti oleh Manggarai Timur dengan 31 orang, Nagekeo sebanyak 14 korban meninggal, Sikka enam orang, Ngada lima orang, Ende dua orang, dan Manggarai Barat satu orang. Data yang dicatat oleh BNPB juga menunjukkan bahwa dari total korban, 40 orang merupakan laki-laki dan 48 orang perempuan, sementara tiga korban lainnya masih dalam proses identifikasi.

Kondisi Pasca Gempa

Tak hanya menelan korban jiwa, gempa juga menyebabkan luka pada banyak warga, dengan total 1.286 orang terluka. Korban meninggal didominasi oleh lansia, dan BNPB juga mengungkapkan bahwa lebih dari separuh korban meninggal karena dampak langsung gempa, seperti tertimpa bangunan yang roboh, sementara sisanya meninggal akibat dampak tidak langsung.

Saat ini, aktivitas seismik masih terjadi dan ribuan gempa susulan telah mengguncang wilayah NTT sejak gempa utama terjadi. BNPB memperkirakan bahwa rangkaian gempa susulan dapat berlangsung beberapa pekan ke depan, sehingga situasi belum sepenuhnya aman. Pola temporal gempa susulan juga menunjukkan kompleksitas yang belum sederhana, dengan perkiraan bahwa aktivitas ini masih akan berlangsung selama 3-4 minggu setelah gempa utama.

Source link

Semua Berita

Pengedar Ganja Ditangkap di Biak Papua, Polisi Sita 1 Kg

Dua Pengedar Ganja Ditangkap di Pelabuhan Biak dengan 1 Kg Barang Bukti Pada Sabtu, 12 September 2026, Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya mengumumkan penangkapan dua orang yang diduga sebagai penyelundup dan pengedar ganja di Pelabuhan Biak. Kedua tersangka tersebut...

Pusat Data dan Sistem Pembayaran Kini Menjadi Bagian dari Ketahanan Pertahanan

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Wapres Gibran Minta Maaf: Jenguk Korban Keracunan MBG Karo

Wapres Gibran Raka Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG di Karo Wapres Gibran Raka Jenguk Korban Keracunan MBG di Karo, Sumatra Utara Pada Jumat, 11 September 2026, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengunjungi siswa yang menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis...

Kategori Berita