Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBeritaKarhutla di Kalsel:...

Karhutla di Kalsel: Kontrol yang Lebih Baik

Kondisi Karhutla di Kalimantan Selatan Lebih Terkendali

Pada Jumat, 11 September 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami situasi yang lebih terkendali daripada di Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Barat (Kalbar). Berdasarkan titik api, kejadian kebakaran, dan luas area yang terbakar, Kalsel dinilai relatif lebih terjaga.

Kondisi Karhutla Kalsel Lebih Terkontrol

Kepala BNPB, Suharyanto, menyatakan bahwa kondisi karhutla di Kalsel saat ini lebih terkendali, terutama jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang dipengaruhi oleh fenomena El Nino. Dari segi titik api, kebakaran, dan luas area yang terbakar, Kalsel berada di urutan ketiga setelah Kalbar dan Kalteng.

Faktor Cuaca Menjadi Penentu Kondisi Karhutla

Suharyanto menekankan bahwa kewaspadaan tetap diperlukan meskipun kondisi karhutla di Kalsel terbilang lebih terkendali. Hujan dianggap sebagai faktor paling efektif dalam membantu pemadaman karhutla, namun pertumbuhan awan untuk modifikasi cuaca masih sulit terjadi. Meskipun Kota Banjarmasin tidak terdampak karhutla, kewaspadaan tetap diperlukan untuk mengantisipasi dampak asap yang mungkin.

BNPB bersama pemerintah daerah terus memperkuat penanganan karhutla dengan optimalisasi satuan tugas darat dan dukungan operasi modifikasi cuaca. Hujan deras diharapkan menjadi faktor penting dalam memadamkan kebakaran dan memulihkan lahan yang terdampak. Meskipun demikian, kewaspadaan perlu dipertahankan hingga musim hujan kembali berlangsung.

Gibran Rakabuming Raka Minta Tindakan Tegas

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga turut memberikan pernyataan terkait karhutla. Ia meminta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan untuk memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Source link

Semua Berita

KPK Diam-diam Tetapkan 8 Tersangka Korupsi Jalan Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatra Utara. Penetapan itu dilakukan pada September 2026, tetapi lembaga antirasuah belum mengungkap identitas para tersangka kepada publik. Juru Bicara KPK Budi...

Biaya Haji 2027 Rp98,4 Juta, Jemaah Bayar Rp54,6 Juta

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah atau 2027 Masehi ditetapkan rata-rata sebesar Rp98.466.351,35 per jemaah. Namun, jemaah tidak menanggung seluruh biaya tersebut secara langsung karena sebagian pembiayaan berasal dari nilai manfaat pengelolaan keuangan haji. Kesepakatan itu diambil dalam rapat...

**5 Perwira Marinir Terpilih Pimpin Satuan Baru Bentukan Prabowo**

Lima perwira Korps Marinir TNI Angkatan Laut ditunjuk untuk memimpin lima satuan baru yang dibentuk setelah Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan TNI dalam upacara HUT ke-81 TNI. Penunjukan itu mencakup satu Brigade Infanteri Marinir dan empat Batalyon Infanteri...

Kategori Berita