Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Diserang Kelompok Bersenjata
Sebuah tragedi menimpa tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang tewas setelah diserang kelompok bersenjata pada Rabu, 9 September 2026. Mereka tengah dalam perjalanan untuk menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya.
Profil Korban Penembakan
Berikut adalah profil singkat dari ketiga korban berdasarkan informasi yang dihimpun dari kepolisian dan media:
1. Aprida Rapi
Aprida Rapi, seorang pejabat di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, menjabat sebagai Kepala Bidang Peternakan. Dikenal sebagai wanita berusia 49 tahun, Aprida berasal dari Makale, Kabupaten Tana Toraja, dan tinggal di Wamena. Saat penembakan terjadi, Aprida bersama rombongan sedang dalam misi menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat.
2. Alfonsius Albinus Mehan
Alfonsius Albinus Mehan, seorang dokter hewan berusia 35 tahun asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, turut menjadi korban penyerangan tersebut. Ia bekerja di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya dan ikut serta dalam kegiatan penyaluran bantuan pangan dan bibit ternak kepada masyarakat.
3. Wili Mbuik
Wili Mbuik, seorang CPNS baru dari Nusa Tenggara Timur, juga turut menjadi korban penembakan. Bertugas di Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Wili dikenal sebagai pegawai yang sedang memulai pengabdian di wilayah Papua Pegunungan.
Penembakan tragis ini terjadi saat ketiga pegawai tersebut menjalankan tugas kemanusiaan untuk membantu masyarakat setempat. Pemerintah dan kepolisian terus melakukan investigasi untuk mengungkap pelaku, motif, serta kronologi lengkap dari kejadian memilukan ini.

