Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBeritaPramono Minta LRT...

Pramono Minta LRT Diperpanjang, Prabowo Perintahkan Danantara

Presiden Prabowo Subianto meminta Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) ikut mendukung pengembangan transportasi publik di Jakarta. Pernyataan itu disampaikan setelah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dukungan Danantara untuk melanjutkan pembangunan jaringan LRT di Ibu Kota.

“Dan tadi ada sedikit harapan dari Gubernur, Danantara untuk ikut membantu. Saya kira Danantara wajib membantu. Karena DKI bukan hanya milik orang yang tinggal di DKI, DKI milik seluruh bangsa,” kata Prabowo dalam peresmian LRT rute Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Pusat, Rabu, 16 September 2026.

Rencana perluasan jaringan LRT

Dalam kesempatan tersebut, Pramono menyampaikan rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperluas jaringan LRT ke sejumlah kawasan. Salah satu rute yang direncanakan adalah perpanjangan jalur dari Kelapa Gading hingga Jakarta International Stadium (JIS).

Pemprov DKI juga menyiapkan pengembangan jalur dari Velodrome menuju layanan kereta cepat Whoosh yang berada di wilayah timur Jakarta. Rencana itu diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarmoda transportasi publik di Jakarta.

“Dan yang juga menggembirakan adalah kami akan melanjutkan LRT ini dari Kelapa Gading sampai dengan JIS, kemudian dari Velodrome sampai dengan Whoosh, kereta cepat,” ujar Pramono.

Untuk mendukung rencana tersebut, Pramono secara langsung meminta Prabowo menugaskan Danantara agar turut membantu pembiayaan dan pembangunan transportasi publik Jakarta.

“Bapak Presiden, akan lebih menggembirakan kalau kemudian Bapak tugaskan Danantara juga ikut membantu kami, Pak,” kata Pramono.

Prabowo menjajal perjalanan Kelapa Gading-Manggarai

Sebelum menghadiri peresmian, Prabowo bersama Pramono dan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih menjajal perjalanan menggunakan LRT dari Stasiun Kelapa Gading, Jakarta Utara, menuju Stasiun LRT Manggarai.

Prabowo mengaku menikmati perjalanan dengan moda transportasi tersebut. “Enak naik LRT, luar biasa,” ujar Prabowo.

Pramono sebelumnya menyampaikan apresiasi kepada Prabowo karena berkenan meresmikan rute LRT Kelapa Gading-Manggarai. Ia menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Presiden dalam peresmian jalur tersebut.

“Sekali lagi kami ingin menyampaikan, mengucapkan beribu-ribu terima kasih atas berkenannya Bapak Presiden untuk meresmikan LRT dari Kelapa Gading ke Manggarai ini,” kata Pramono.

Setelah mendengar permintaan tersebut, Prabowo menegaskan Danantara wajib membantu pengembangan transportasi publik Jakarta. Ia menilai pembangunan di Jakarta berkaitan dengan kepentingan masyarakat secara lebih luas karena Ibu Kota tidak hanya menjadi milik warga yang tinggal di wilayah DKI.

Source link

Semua Berita

Kapolri Ungkap Strategi Berantas Narkoba di Kampung Ambon dan Boncos

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyoroti penanganan peredaran narkoba di kawasan yang selama ini dikenal sebagai kampung narkoba. Dua lokasi yang mendapat perhatian ialah Kampung Ambon dan Kampung Boncos. Penindakan di kedua kawasan tersebut menjadi bagian dari perhatian kepolisian terhadap...

BPK Bongkar MBG: Pengadaan Janggal Rp541,64 Miliar dan Denda

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan sejumlah persoalan dalam pengelolaan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun anggaran 2025. Temuan tersebut meliputi pengadaan barang yang melampaui standar biaya atau harga wajar, denda keterlambatan yang belum ditagih, hingga sisa dana yang...

Riau Bebas Titik Api, Karhutla Fokus Kalteng dan Sumsel

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tidak lagi menemukan titik api maupun laporan lahan terbakar di Riau. Perkembangan ini disampaikan dalam konferensi pers penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Rabu (14/10/2026). Pelaksana...

Kategori Berita