Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomePolitik'Dynasty Politik Jokowi...

‘Dynasty Politik Jokowi di Pilkada 2024: Masa Depan Karpet Merah’

Dinasti politik keluarga Presiden Joko Widodo atau Jokowi kemungkinan akan berlanjut dalam pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, diisukan akan maju dalam pemilihan gubernur Jakarta. Sementara itu, istri Kaesang, Erina Gudono, juga diusulkan oleh Partai Gerindra dan Partai Golkar untuk maju dalam pemilihan bupati Sleman. Baru-baru ini, menantu Jokowi yang juga menjabat Wali Kota Medan, Bobby Nasution, juga berencana untuk maju dalam pemilihan gubernur Sumatera Utara.

Menurut Kepala Pusat Studi Komunikasi, Media, dan Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Kunto Adi Wibowo, dinasti politik Jokowi masih akan sangat kuat pada Pilkada 2024. Hal ini disebabkan oleh pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang hampir dipastikan akan memenangkan Pilpres 2024, sehingga masih mempunyai kekuatan mobilisasi melalui bantuan sosial (bansos) dan finansial untuk memenangkan anggota keluarga Jokowi yang turut berkompetisi dalam Pilkada.

“Dinasti politiknya menurut saya akan semakin menguat karena konsolidasi politiknya sudah tertata rapi,” ujar Kunto kepada Alinea.id. Kunto menyatakan bahwa Jokowi sangat pandai membangun dominasi berbasis pencitraan dari bansos, yang dirancang untuk memenangkan pertarungan politik elektoral, termasuk Pilkada. Selain itu, simpati masyarakat yang tinggi terhadap Jokowi juga membuat sebagian besar partai politik mendukung keluarga Jokowi dalam Pilkada 2024 karena peluang kemenangannya jauh lebih besar dibanding calon lain.

Direktur Eksekutif Indonesian Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah juga menilai bahwa dinasti politik Jokowi akan sangat memengaruhi Pilkada 2024. Sebelum mencalonkan diri dalam Pilpres 2024, Jokowi telah terlibat dalam kontestasi kekuasaan daerah seperti memenangkan Gibran Rakabuming Raka dalam pemilihan wali kota Solo dan Bobby Nasution dalam pemilihan wali kota Medan.

“Ketika Gibran ikut kontestasi di Surakarta, Jokowi memanggil tokoh yang potensial untuk ikut kontestasi sebagai lawan Gibran ke Istana,” kata Dedi.

Source link

Semua Berita

Spesifikasi KRI Gajah Mada: Kapal Induk Baru TNI AL dari Italia

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Akan Menjadi KRI Gajah Mada Jakarta - Kapal induk Giuseppe Garibaldi mulai berlayar dari Italia menuju Indonesia dan dijadwalkan menjadi kapal induk pertama yang dimiliki TNI Angkatan Laut. Kapal tersebut diperkirakan akan tiba di Indonesia sekitar...

Panduan lengkap IKD dan cara membuatnya

Apa Itu Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan Bagaimana Cara Membuatnya? Identitas Kependudukan Digital atau IKD telah menjadi bagian penting dari transformasi administrasi kependudukan di Indonesia. Layanan ini memungkinkan akses identitas kependudukan secara digital melalui telepon seluler. Berikut penjelasan lebih lanjut...

Mengenal Sayuti Melik: Pengetik Teks Proklamasi

Sayuti Melik: Sosok di Balik Pengetik Teks Proklamasi Sayuti Melik, tokoh penting dalam sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, lahir di Sleman, Yogyakarta, pada 22 November 1908. Aktif dalam kegiatan politik dan jurnalistik sejak muda, Sayuti Melik dikenal sebagai aktivis nasionalis yang...

Kategori Berita