Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomePolitikJokowi Memiliki Peluang...

Jokowi Memiliki Peluang untuk Mendapatkan Golkar

Guru Besar Ilmu Politik dari Universitas Pendidikan Indonesia, Cecep Darmawan, menilai bahwa Jokowi memiliki peluang untuk mengakuisisi Golkar. Meskipun didukung oleh tokoh-tokoh Golkar seperti Luhut Binsar Pandjaitan dan Bahlil, langkah Jokowi tidak akan mudah.

Selain harus meredam para kandidat ketua umum lainnya, Jokowi juga harus mampu mengatasi faksi-faksi di dalam partai Golkar, seperti faksi Akbar Tanjung, Aburizal Bakrie, Jusuf Kalla, dan Agung Laksono. Selain itu, Jokowi juga akan kehilangan momentum jika Munas Golkar tetap dilaksanakan pada Desember 2024.

Menurut Cecep, Jokowi bisa berusaha untuk bergerak sebelum mundur dari jabatan Presiden. Salah satunya adalah dengan membujuk Airlangga untuk tidak maju lagi sebagai Ketua Umum Golkar. Selain itu, Jokowi juga dapat memberikan kekuasaan kepada para tokoh faksi Golkar untuk memuluskan jalannya menuju kursi ketua umum.

Menurut Cecep, Airlangga tidak akan berani bersaing dengan Jokowi untuk merebut kursi Ketua Umum Golkar. Selain itu, Golkar juga akan mudah dipengaruhi oleh Jokowi jika statusnya masih sebagai penguasa.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, berpendapat bahwa Jokowi tidak akan mendapat dukungan penuh dari seluruh faksi di Golkar. Meskipun memiliki orang-orang seperti Luhut dan Bahlil, Jokowi tidak akan memiliki pengaruh kuat jika Munas Golkar tetap dilaksanakan pada Desember 2024.

Ujang berharap agar Jokowi tidak nekat mencoba untuk menjadi Ketua Umum Golkar dengan cara yang melanggar aturan. Sesuai AD/ART Golkar, Jokowi tidak memenuhi syarat untuk maju sebagai Ketua Umum Golkar.

AD/ART Golkar menetapkan sejumlah persyaratan untuk seseorang menjadi Ketua Umum, seperti menjadi kader selama minimal 5 tahun, memiliki jabatan di tingkat DPP, dan tidak pernah menjadi kader di partai lain.

Source link

Semua Berita

Spesifikasi KRI Gajah Mada: Kapal Induk Baru TNI AL dari Italia

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Akan Menjadi KRI Gajah Mada Jakarta - Kapal induk Giuseppe Garibaldi mulai berlayar dari Italia menuju Indonesia dan dijadwalkan menjadi kapal induk pertama yang dimiliki TNI Angkatan Laut. Kapal tersebut diperkirakan akan tiba di Indonesia sekitar...

Panduan lengkap IKD dan cara membuatnya

Apa Itu Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan Bagaimana Cara Membuatnya? Identitas Kependudukan Digital atau IKD telah menjadi bagian penting dari transformasi administrasi kependudukan di Indonesia. Layanan ini memungkinkan akses identitas kependudukan secara digital melalui telepon seluler. Berikut penjelasan lebih lanjut...

Mengenal Sayuti Melik: Pengetik Teks Proklamasi

Sayuti Melik: Sosok di Balik Pengetik Teks Proklamasi Sayuti Melik, tokoh penting dalam sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, lahir di Sleman, Yogyakarta, pada 22 November 1908. Aktif dalam kegiatan politik dan jurnalistik sejak muda, Sayuti Melik dikenal sebagai aktivis nasionalis yang...

Kategori Berita