Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomePolitikGanjar's proposal to...

Ganjar’s proposal to investigate election fraud targets through polling surveys

Politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Adian Napitupulu, menyatakan bahwa wacana angket kecurangan pemilu sudah mulai berjalan. Bahkan, PDIP sudah membangun komunikasi informal dengan Koalisi Perubahan untuk menjalankan angket tersebut.

Adian mengklaim bahwa bukan hanya PDIP yang mendukung angket ini, tetapi juga rakyat. Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa angket tersebut tidak akan digunakan untuk memakzulkan kepala negara. Dia menyatakan, “Tidak ada yang membicarakan pemakzulan Jokowi!” pada Jumat (23/2).

Selain itu, Adian juga menyatakan bahwa PDIP tidak ingin fokus hanya pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melalui angket kecurangan pemilu. Karena diduga banyak pihak yang terlibat dalam kecurangan tersebut, terutama dari pihak eksekutif. Hal ini menjadi dasar mengapa DPR harus menjalankan perannya sebagai pengawas untuk melakukan koreksi.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago, berpendapat bahwa angket yang diusulkan oleh Ganjar akan membahas kecurangan pemilu. Namun, menurutnya, isu tersebut seharusnya menjadi kewenangan Bawaslu dan Mahkamah Konstitusi (MK) bukan legislatif.

Pengamat politik, Firman Noor juga mengatakan bahwa DPR berpotensi untuk menyelidiki pihak eksekutif jika angket berhasil dilaksanakan. Hal ini dilakukan untuk menyelesaikan masalah kecurangan pemilu sebelum mengambil langkah seperti pemungutan suara ulang atau pemakzulan yang dianggap inkonstitusional. Jadi, penting untuk menyelesaikan dulu masalah kecurangan pemilu sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

Source link

Semua Berita

Tragedi Tewasnya 3 Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya: Fakta dan Fokus Investigasi

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Diserang Kelompok Bersenjata Sebuah tragedi menimpa tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang tewas setelah diserang kelompok bersenjata pada Rabu, 9 September 2026. Mereka tengah dalam perjalanan untuk menyalurkan bantuan ternak kepada...

Spesifikasi KRI Gajah Mada: Kapal Induk Baru TNI AL dari Italia

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Akan Menjadi KRI Gajah Mada Jakarta - Kapal induk Giuseppe Garibaldi mulai berlayar dari Italia menuju Indonesia dan dijadwalkan menjadi kapal induk pertama yang dimiliki TNI Angkatan Laut. Kapal tersebut diperkirakan akan tiba di Indonesia sekitar...

Panduan lengkap IKD dan cara membuatnya

Apa Itu Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan Bagaimana Cara Membuatnya? Identitas Kependudukan Digital atau IKD telah menjadi bagian penting dari transformasi administrasi kependudukan di Indonesia. Layanan ini memungkinkan akses identitas kependudukan secara digital melalui telepon seluler. Berikut penjelasan lebih lanjut...

Kategori Berita