Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomePolitikSoliditas Partai Amin...

Soliditas Partai Amin dan Ganjar Goongrong Terancam Runtuh, Angket Diprediksi Akan Menyusul

Terpisah, Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, menilai, tidak solidnya partai politik (parpol) pengusung Amin dan Ganjar-Mahfud menjadi sinyalemen pengajuan angket akan tumbang di tengah jalan alias rungkad.

Menurutnya, PPP belum bersikap lantaran masih berjuang guna memastikan tembus ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 4%. Adapun NasDem masih menunggu langkah PDIP karena dinilai belum kompak, ditandai dengan tidak adanya Puan Maharani dalam rapat paripurna.

“Ketidakhadiran Puan Maharani di rapat paripurna menimbulkan persepsi bahwa PDIP belum satu suara soal hak angket,” katanya kepada Alinea.id, Rabu (6/3).

Situasi ini, menurut Arifki, terjadi karena setiap parpol tengah mengalkulasi untung rugi jika angket berjalan. Karenanya, para ketua umum partai pengusung Amin dan Ganajr-Mahfud terkesan masih menjaga jarak.

“Masih terpolarisasi dengan situasi pilpres (pemilihan presiden) dan dukungan terhadap capres dan cawapres masing-masing,” ulasnya.

Ia melanjutkan, salah satu variabel yang dihitung adalah peluang bergabung dengan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka kelak. Jika itu terjadi, tentu kekuatan kubu Prabowo bakal menguat di parlemen nantinya.

Arifki mengingatkan, adanya negosiasi tersebut sangat mungkin terjadi lantaran tidak semua parpol pengusung Amin dan Ganjar-Mahfud terbiasa berada di luar istana. Katanya, hanya PDIP dan PKS yang memiliki mental menjadi oposisi.

Kendati begitu, PKS dinilai berpeluang bergabung dengan pemerintahan Prabowo. “Partai-partai ini baru selesai ‘perang’ di pemilu. Memutuskan untuk oposisi dari awal tentu menjadi keputusan yang berat,” ucapnya.

Source link

Semua Berita

Tragedi Tewasnya 3 Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya: Fakta dan Fokus Investigasi

Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Tewas Diserang Kelompok Bersenjata Sebuah tragedi menimpa tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang tewas setelah diserang kelompok bersenjata pada Rabu, 9 September 2026. Mereka tengah dalam perjalanan untuk menyalurkan bantuan ternak kepada...

Spesifikasi KRI Gajah Mada: Kapal Induk Baru TNI AL dari Italia

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Akan Menjadi KRI Gajah Mada Jakarta - Kapal induk Giuseppe Garibaldi mulai berlayar dari Italia menuju Indonesia dan dijadwalkan menjadi kapal induk pertama yang dimiliki TNI Angkatan Laut. Kapal tersebut diperkirakan akan tiba di Indonesia sekitar...

Panduan lengkap IKD dan cara membuatnya

Apa Itu Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan Bagaimana Cara Membuatnya? Identitas Kependudukan Digital atau IKD telah menjadi bagian penting dari transformasi administrasi kependudukan di Indonesia. Layanan ini memungkinkan akses identitas kependudukan secara digital melalui telepon seluler. Berikut penjelasan lebih lanjut...

Kategori Berita