Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.

Koperasi Desa sebagai Instrumen...

Koperasi desa menjadi alat pemerataan ekonomi yang efektif.

Wahdi Azmi: Konservasi Tanpa...

Konservasi yang terintegrasi menciptakan keseimbangan antara pelestarian dan kesejahteraan.
HomePolitikPertarungan Sinetron Antara...

Pertarungan Sinetron Antara Bahlil dan Ridwan di Munas Golkar

Pascanya Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) memutuskan untuk tidak maju sebagai kandidat ketua umum dalam Musyawarah Nasional Partai Golkar. Bamsoet menarik diri dari pencalonan untuk menjaga soliditas partai.

“Dibutuhkan kesadaran kolektif yang harus dibangun oleh seluruh kader Partai Golkar untuk bersama-sama menyelamatkan Partai Golkar,” kata Bamsoet kepada wartawan di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (19/8).

Bamsoet sebelumnya mengungkapkan bahwa ia dan Agus akan mencalonkan diri sebagai kandidat ketum dalam Munas XI Golkar. Menteri ESDM yang baru dilantik, Bahlil Lahadalia, juga akan maju.

Dengan mundurnya Bamsoet dan Agus, hanya tinggal dua kandidat ketum dalam Munas XI Golkar. Selain Bahlil, anggota Dewan Pakar Partai Golkar, Ridwan Hisjam, juga sudah mendaftar sebagai kandidat ketum.

Ketika mendaftar di DPP Golkar, Bahlil juga menyertakan bukti dukungan dari 469 pemilik suara. Total terdapat 558 pemilik suara di Partai Golkar, mulai dari DPD hingga organisasi sayap partai.

Menurut analis politik dari UIN Wali Songo, Semarang, Kholid Adid, pertarungan untuk kursi Ketum Golkar akan berlangsung seperti drama atau sinetron. Ridwan Hisjam hanya merupakan lawan yang sengaja dimajukan untuk membuat seolah-olah terdapat kompetisi di Golkar.

Bahlil dan Ridwan dikenal dekat dengan Presiden Joko Widodo. Di internal Golkar, Ridwan termasuk politikus yang selama ini mendukung Jokowi sebagai calon Ketum Golkar.

Dukungan yang besar dari DPD terhadap Bahlil dan absennya perlawanan dari politikus senior Golkar menunjukkan bahwa internal partai tidak bisa menolak calon yang didukung oleh Istana.

Menurut analis politik Universitas Nasional, Selamat Ginting, Bahlil sulit ditandingi karena sudah mendapatkan dukungan sekitar 80% pemilik suara di Golkar. Pencalonan Ridwan Hisjam bahkan berpotensi dibatalkan karena tidak lolos verifikasi dukungan suara.

Pemilihan ketum Golkar bisa saja berakhir tanpa kompetisi sama sekali, dengan Bahlil dipilih secara aklamasi lewat musyawarah dan Ridwan tersingkir. Kemungkinan perubahan AD/ART Golkar juga tidak tertutup.

Dalam konteks politik, Golkar bukanlah partai yang memiliki tradisi oposisi. Dari masa ke masa, Golkar hampir selalu berada di lingkaran kekuasaan. Bahlil dianggap sebagai representasi penguasa saat ini, baik Jokowi maupun Prabowo.

Source link

Semua Berita

Rangkuman Lawatan Ratu Máxima di Indonesia: Memperkuat Hubungan Diplomatik

Ratu Máxima telah menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Indonesia yang berlangsung selama empat hari, dimulai dari Senin hingga Kamis (24-27 November 2025). Selama kunjungannya, ia bertindak sebagai United Nation Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health, bukan sebagai Ratu Belanda....

Profil Istri Wiranto: Mengenal Rugaiya Usman

Keluarga Jenderal (Purn) TNI Wiranto tengah berduka atas kepergian istri tercinta, Rugaiya Usman, yang meninggal dunia pada Minggu (16/11) pukul 15.55 WIB di Bandung, Jawa Barat. Rugaiya telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, namun kondisinya tidak...

Perjuangan Zainal Abidin Syah untuk Irian Barat: NKRI Terbaik

Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta. Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Salah...

Kategori Berita