Ngertakeun Bumi Lamba XVIII...

Ngertakeun Bumi Lamba XVIII memperkuat semangat kolektif menjaga keseimbangan ekosistem melalui nilai budaya dan tradisi.

Andy Utama Bangun Visi...

Andy Utama mengedepankan restorasi ekologis sebagai fondasi utama menjaga keseimbangan lingkungan Megamendung.

Penangkaran Rusa Timor Dukung...

Kawasan konservasi Megamendung terus diperkuat melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan berbagai mitra strategis.

Yayasan Paseban Perluas Upaya...

Kementerian Kehutanan meresmikan fasilitas konservasi yang mendukung perlindungan satwa dan habitat alaminya.
HomePolitik"Nasib Kandang Banteng...

“Nasib Kandang Banteng setelah Andika Tumbang: Penemuan Baru!”

Pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin (Luthfi-Yasin) sepertinya akan menjadi pemenang Pilgub Jawa Tengah 2024 berdasarkan hasil hitung cepat dari berbagai lembaga survei. Data dari Charta Politika Indonesia menunjukkan bahwa Luthfi-Yasin memimpin dengan 57,62% suara, sementara pasangan Andika-Hendi hanya mendapatkan 42,38% suara. Lembaga survei Litbang Kompas juga mencatat kemenangan pasangan Luthfi-Yasin dengan perolehan suara sebesar 59,6%. Analis politik dari Universitas Diponegoro, Yoga Putra Prameswari, menyebut beberapa faktor yang mendukung dominasi Luthfi-Yasin, seperti dukungan terbuka dari Presiden Joko Widodo dan Presiden Prabowo Subianto, serta jaringan kepolisian yang dibangun Luthfi di Jawa Tengah.

Selain itu, Yoga juga menyoroti komposisi pasangan Luthfi-Yasin yang menarik bagi pemilih di Jawa Tengah, dengan Luthfi mewakili kaum nasionalis dan Yasin mewakili kaum santri. Setelah kekalahan Andika-Hendi, PDI-P diprediksi akan menjadi oposisi yang solid di Jawa Tengah, mengingat partai tersebut memiliki kekuatan di wilayah tersebut. Meskipun demikian, endorsement yang diungkapkan Jokowi dan Prabowo di Pilgub Jateng juga menuai kritik karena dianggap tidak sehat bagi demokrasi karena pertarungan yang tidak adil.

Dari sudut pandang analis politik lainnya, Kholidul Adib dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, juga mengakui bahwa endorsement Jokowi dan Prabowo berpengaruh dalam peta elektoral di Jawa Tengah. Dia menyoroti dukungan Luthfi-Yasin dari kaum Nahdliyin, khususnya dari warga NU yang terpicu oleh sejarah Luthfi sebagai kader dan alumni PMII. Meskipun PDI-P kalah dalam Pilgub Jawa Tengah, dominasi partai tersebut tidak akan mudah digerus di wilayah tersebut menurut Kholidul. Megawati tidak akan rela Jawa Tengah kehilangan status sebagai lumbung suara PDI-P, terutama karena partai tersebut masih memegang kursi Ketua DPRD Jawa Tengah.

Semua Berita

Rangkuman Lawatan Ratu Máxima di Indonesia: Memperkuat Hubungan Diplomatik

Ratu Máxima telah menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Indonesia yang berlangsung selama empat hari, dimulai dari Senin hingga Kamis (24-27 November 2025). Selama kunjungannya, ia bertindak sebagai United Nation Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health, bukan sebagai Ratu Belanda....

Profil Istri Wiranto: Mengenal Rugaiya Usman

Keluarga Jenderal (Purn) TNI Wiranto tengah berduka atas kepergian istri tercinta, Rugaiya Usman, yang meninggal dunia pada Minggu (16/11) pukul 15.55 WIB di Bandung, Jawa Barat. Rugaiya telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, namun kondisinya tidak...

Perjuangan Zainal Abidin Syah untuk Irian Barat: NKRI Terbaik

Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta. Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Salah...

Kategori Berita