Sunday, December 7, 2025

Mediasi Darurat Melalui WhatsApp:...

Konflik antara dua pihak terkait pemasangan plang penanda di lahan sawit seluas 50...

Prank Hantu Ome TV...

Azia Riza memperlihatkan keahliannya dalam melakukan prank hantu yang berhasil membuat satu ruangan...

VinFast Dorong Generasi Muda...

Pabrikan mobil listrik VinFast Indonesia menggelar acara bertajuk The Party in Mo7ion: Early...

Harga Cabai Merah Rp100...

Harga cabai merah di Pasar Inpres Bangkinang kembali melonjak, mencapai Rp100 ribu per...
HomeBeritaProgram Bank Sampah...

Program Bank Sampah PHR: Inklusi Disabilitas

Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap tanggal 3 Desember menjadi momen penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan inklusif bagi penyandang disabilitas. Program Tanggung Jawab Sosial (TJSL) pilar lingkungan yang dijalankan oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama tujuh bank sampah binaannya, memberdayakan penyandang disabilitas untuk terlibat dalam pengelolaan sampah menjadi produk bernilai tinggi. Kolaborasi ini tidak hanya membantu pelestarian lingkungan tetapi juga memberikan peluang ekonomi melalui usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Manajer External Communication Stakeholder and Relations (ECSR) PHR, Wan Dedi Yudishtira, menekankan bahwa Program Bank Sampah yang melibatkan berbagai pihak memiliki dampak yang luas, tidak hanya secara ekonomi namun juga dalam melestarikan lingkungan. Bersama LPPM UMRI, PHR telah membina beberapa bank sampah seperti Bank Sampah Tanjung Sawit, Bank Sampah Sakai Indah, Adiplas, Bank Minyak Jelantah, Bank Sampah Ibnu Al Mubarok, dan Pematang Pudu Bersih. Melalui bank sampah ini, penyandang disabilitas turut ambil bagian dalam menjaga lingkungan dan mengembangkan usaha mikro kecil menengah.

PHR bersama LPPM UMRI selalu mendukung peningkatan kapasitas inklusifitas dengan berbagai kegiatan, termasuk acara Hari Disabilitas Internasional di Pekanbaru. Dalam acara tersebut, bank sampah binaan PHR berbagi informasi dan pengalaman seputar pengelolaan sampah yang berdampak ekonomi bagi penyandang disabilitas. Semoga melalui kegiatan ini, pemahaman tentang inklusi disabilitas semakin meningkat dan kolaborasi dengan pemerintah serta organisasi masyarakat semakin kuat dalam mendukung inklusi.

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) sebagai anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam sektor hulu minyak dan gas bumi, memiliki komitmen dalam tanggung jawab sosial dan lingkungan. Melalui program-programnya, PHR tidak hanya memproduksi minyak dan gas untuk negara tetapi juga terlibat dalam pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, dan lingkungan sekitar. Semoga dengan terus berkontribusi melalui program-program ini, PHR dapat terus menciptakan lingkungan yang inklusif bagi semua, termasuk penyandang disabilitas.

Semua Berita

Mediasi Darurat Melalui WhatsApp: Solusi Masalah Pelunasan

Konflik antara dua pihak terkait pemasangan plang penanda di lahan sawit seluas 50 hektar di Desa Sekijang, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, sempat menciptakan ketegangan pada Sabtu (6/12/2025). Ronny Garnito Saing dan kuasa hukumnya, Hasran Irawadi Sitompul, S.H., M.H.,...

Harga Cabai Merah Rp100 Ribu di Pasar Inpres Bangkinang

Harga cabai merah di Pasar Inpres Bangkinang kembali melonjak, mencapai Rp100 ribu per kilogram dalam satu bulan terakhir. Lonjakan harga ini telah membuat warga Kabupaten Kampar kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Seorang warga mengungkapkan ketidakpuasan atas kenaikan harga cabai ini,...

Gugatan Warga Kampung Olak Centai terhadap Pejabat Meranti – Sengketa Lahan di PN Bengkalis

Warga Kampung Olak Desa Centai, Kecamatan Merbau, Bai H Rozali, menggugat oknum pejabat Kabupaten Kepulauan Meranti atas dugaan melawan hukum terkait sengketa lahan miliknya di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis. Gugatan Perdata Nomor Perkara: 76/Pdt.G/2025/PN Bls telah digelar sidang perdananya...

Kategori Berita