Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomePolitik"Panduan Perjalanan Kang...

“Panduan Perjalanan Kang RK untuk Destinasi Terbaik”

Pasangan calon Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, atau Pramono-Rano, diperkirakan akan memenangkan Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2024 dalam satu putaran. Berdasarkan hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta, Pramono-Rano berhasil meraih 2.183.239 suara atau 50,07% dari total suara sah, unggul dari pesaing terdekat mereka, Ridwan Kamil (RK) dan Suswono yang memperoleh 1.718.160 suara atau 39,4%. Dharma Pongrekun dan Kun Wardana (Dharma-Kun) hanya mendapatkan 10,53% suara.

Analis politik dari Universitas Indonesia, Cecep Hidayat, memprediksi bahwa kekalahan dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta akan sangat mempengaruhi karier politik RK. RK yang sebelumnya merupakan Gubernur Jawa Barat, dinilai memiliki peluang lebih besar untuk menang jika bertarung di Jawa Barat. Namun, keputusannya untuk maju di Pilgub DKI Jakarta dipenuhi dengan kontroversi dan dianggap sebagai kesalahan strategis.

Meskipun sejumlah survei menunjukkan popularitas RK yang dominan di Jawa Barat, keputusan RK untuk berkompetisi di DKI Jakarta di tengah kondisi politik yang berubah setelah putusan Mahkamah Konstitusi membuat posisinya rentan. Pasalnya, PDI Perjuangan berhasil mencalonkan pasangan mereka dengan persentase dukungan yang cukup signifikan. RK dianggap terpancing oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) sehingga ia mengorbankan reputasinya dan kini perlu mencari cara untuk mempertahankan popularitasnya.

Para pakar politik dan analis memperkirakan bahwa RK masih memiliki peluang untuk mendapatkan posisi strategis di kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran sebagai bagian dari kompensasi atas keputusannya untuk maju di Pilgub DKI Jakarta. Meskipun keberuntungan RK dalam Pilgub DKI terbilang minim, masih ada harapan bagi RK untuk mendapatkan dukungan politik yang lebih luas di masa depan dan membangun karier politik yang kuat di tingkat nasional.

Semua Berita

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI, Berikut Rinciannya

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan baru TNI dalam upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026. Pembentukan satuan-satuan tersebut mencakup tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI...

Cara Ganti Foto KTP-el: Syarat dan Prosedur Terbaru

Foto pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) tidak dapat diganti hanya karena pemiliknya merasa hasil foto lama kurang baik. Perubahan pas foto dimungkinkan, tetapi harus didasarkan pada kondisi tertentu yang membuat foto sebelumnya tidak lagi sesuai atau dokumen KTP-el...

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober dan Maknanya

Setiap 1 Oktober, Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Tanggal tersebut ditetapkan untuk mengenang rangkaian peristiwa politik dan kekerasan pada 30 September hingga 1 Oktober 1965, ketika sejumlah perwira TNI Angkatan Darat diculik dan dibunuh. Peringatan ini sekaligus menempatkan Pancasila...

Kategori Berita