Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomePolitik"Pentingnya Seleksi Usulan...

“Pentingnya Seleksi Usulan Daerah Otonomi Baru”

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerima 337 usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Indonesia. Usulan tersebut terdiri dari 42 usulan pemekaran provinsi, 248 pemekaran kabupaten, 36 pemekaran kota, enam pemekaran daerah istimewa, dan lima pemekaran otonomi khusus. Provinsi yang paling banyak mengajukan usulan adalah Sumatera Utara dan Papua, diikuti oleh Jawa Barat, Maluku, dan Papua Pegunungan.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengatakan bahwa banyak pihak meminta agar moratorium terkait DOB dihentikan. Namun, dalam membuka kembali proses pemekaran daerah, Kemendagri perlu memastikan bahwa setiap usulan dilakukan secara hati-hati dan berdasarkan pertimbangan yang mendalam.

Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pendidikan Indonesia, Cecep Darmawan, menekankan pentingnya kajian yang mendalam dalam mengusulkan DOB baru. Proses pemekaran harus memperhatikan aspek teknis dan administratif agar daerah yang terbentuk benar-benar mandiri dan memenuhi kriteria yang ditetapkan.

Selain itu, peneliti di Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional, Nyimas Latifah Letty Aziz, menyoroti perlunya penyaringan terhadap usulan DOB yang masuk agar tidak mengakibatkan kegagalan substansi dan teknis di masa depan. Perlu dilakukan evaluasi teknis yang melibatkan berbagai aspek potensial dan kelayakan setiap calon DOB.

Keseluruhan proses pemekaran DOB harus diarahkan pada efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan demi kesejahteraan masyarakat serta kemajuan demokrasi lokal. Pemerintah pusat diharapkan tidak hanya memprioritaskan pemekaran, tetapi juga penggabungan daerah berdasarkan pertimbangan strategis nasional untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

Semua Berita

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI, Berikut Rinciannya

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan baru TNI dalam upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026. Pembentukan satuan-satuan tersebut mencakup tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI...

Cara Ganti Foto KTP-el: Syarat dan Prosedur Terbaru

Foto pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) tidak dapat diganti hanya karena pemiliknya merasa hasil foto lama kurang baik. Perubahan pas foto dimungkinkan, tetapi harus didasarkan pada kondisi tertentu yang membuat foto sebelumnya tidak lagi sesuai atau dokumen KTP-el...

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober dan Maknanya

Setiap 1 Oktober, Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Tanggal tersebut ditetapkan untuk mengenang rangkaian peristiwa politik dan kekerasan pada 30 September hingga 1 Oktober 1965, ketika sejumlah perwira TNI Angkatan Darat diculik dan dibunuh. Peringatan ini sekaligus menempatkan Pancasila...

Kategori Berita