Monday, December 15, 2025

KPK Panggil Zarof Ricar:...

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil terpidana kasus pemufakatan jahat dalam penanganan perkara terpidana...

Tips Mengatur Waktu Bermain...

Anak-anak yang bermain gadget perlu dibatasi, untuk itu Indonesia berencana membatasi penggunaan media...

Licin! Resbob Berpindah Lokasi,...

Polda Jawa Barat (Jabar) sedang menyelidiki video viral yang diduga memuat penghinaan terhadap...

Cristiano Ronaldo Bintang Fast...

Vin Diesel mengklaim bahwa Cristiano Ronaldo akan berperan dalam sekuel terakhir film Fast...
HomePolitik"Rebutan PMI: Penemuan...

“Rebutan PMI: Penemuan dan Wawasan Menarik”

Konflik di tubuh Palang Merah Indonesia (PMI) semakin memanas dengan digelarnya musyawarah nasional (munas) tandingan oleh kubu Agung Laksono untuk memilih Ketua Umum PMI yang baru. Agung terpilih sebagai ketum dalam munas tersebut, menciptakan dualisme kepengurusan saat ini di PMI. Sebelumnya, Jusuf Kalla telah ditetapkan kembali sebagai Ketua Umum PMI dalam munas yang digelar sehari sebelumnya. Namun, Agung juga mencalonkan diri namun gagal mendapatkan dukungan yang cukup untuk dipilih. Hal ini memicu respons dari Jusuf Kalla yang melaporkan Agung ke polisi atas tindakan ilegal yang dilakukannya. Ada pendapat berbeda dari pengamat politik tentang dualisme kepengurusan di PMI, dengan Adi Prayitno mengatakan bahwa yang paling menentukan adalah SK Kemenkumham. Sementara Wasisto Raharjo Jati memandang posisi PMI sebagai organisasi kemanusiaan memberikan bobot politik yang signifikan bagi siapa pun tokoh yang menguasainya. PMI memiliki dampak politik yang signifikan karena tugas dan kewajibannya yang langsung berhubungan dengan masyarakat. Oleh karena itu, persaingan untuk posisi Ketua Umum PMI sangat berarti, mengingat PMI memiliki jejaring yang luas dan sumber dana yang tak terbatas dari donasi masyarakat dan pemerintah. Dengan daya tarik politik yang dimilikinya, PMI memiliki posisi strategis dalam dunia politik dan kemanusiaan.

Semua Berita

Rangkuman Lawatan Ratu Máxima di Indonesia: Memperkuat Hubungan Diplomatik

Ratu Máxima telah menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Indonesia yang berlangsung selama empat hari, dimulai dari Senin hingga Kamis (24-27 November 2025). Selama kunjungannya, ia bertindak sebagai United Nation Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health, bukan sebagai Ratu Belanda....

Profil Istri Wiranto: Mengenal Rugaiya Usman

Keluarga Jenderal (Purn) TNI Wiranto tengah berduka atas kepergian istri tercinta, Rugaiya Usman, yang meninggal dunia pada Minggu (16/11) pukul 15.55 WIB di Bandung, Jawa Barat. Rugaiya telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, namun kondisinya tidak...

Perjuangan Zainal Abidin Syah untuk Irian Barat: NKRI Terbaik

Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta. Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Salah...

Kategori Berita