Wednesday, December 10, 2025

Dr Adrian Hidayat Kapus...

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan...

Minuman Herbal Indonesia dalam...

NOD. Smart Capsule Machine, sebagai bagian dari ekosistem JumpStart Indonesia, berhasil membawa cita...

Tim Kuasa Hukum PT...

Tim Kuasa Hukum PT Artha Bumi Mining (PT ABM) telah mengambil langkah untuk...

Lee Min Ho &...

Lee Min Ho dan Moon Ga Young sedang dalam pembicaraan untuk membintangi drama...
HomePolitik"Potensi Kerugian Jika...

“Potensi Kerugian Jika PDI-P Berkongsi dengan Prabowo: Analisis Terbaru”

Sinyalemen bergabungnya PDI-Perjuangan ke dalam koalisi pendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka semakin kuat. Elite PDI-Perjuangan dan Gerindra sedang membahas rencana pertemuan antara Prabowo dan Megawati. Megawati menyebut nama Prabowo dalam berpidato pada peringatan HUT PDI-P ke-52, mengenang jasanya dalam pencabutan TAP MPRS Nomor XXXIII/MPRS/1967. Meskipun ada spekulasi tentang hubungan di internal partai, Mega mengklaim hubungannya dengan Prabowo tetap harmonis.

Analis politik mencatat sejumlah faktor yang mendasari upaya pendekatan PDI-P ke Prabowo, termasuk dorongan untuk bergabung ke pemerintahan dengan skema kocok ulang menteri di kabinet dan kewaspadaan terhadap manuver eks kader yang diduga bersekongkol dengan Jokowi. Namun, sebagian ahli politik berharap agar pertemuan Prabowo-Megawati tidak berujung pada bergabungnya PDI-P ke kubu pemerintah karena tidak adanya kekuatan penyeimbang di parlemen. Meskipun demikian, ada spekulasi bahwa PDI-P masih mempertimbangkan dampak negatif dari bergabung ke pemerintahan Prabowo, khususnya mengenai kekecewaan konstituen mereka.

Ada juga pandangan bahwa PDI-P mungkin hanya ingin menegaskan konflik dengan Prabowo tanpa benar-benar bergabung dalam koalisi pemerintahan. Namun, peluang bergabungnya PDI-P dianggap terbuka lebar karena partai tersebut perlu mengamankan posisinya dari serangan politik kekuasaan. Namun, ada kekhawatiran bahwa jika kongsi PDI-P dan Prabowo terwujud, kasus-kasus hukum yang menjerat kader-kader PDI-P mungkin akan terabaikan. Misalnya, Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto telah menjadi tersangka dalam kasus suap PAW anggota DPR RI, dan ada dugaan bahwa kasus-kasus tersebut akan terhenti di tempat jika PDI-P bergabung dengan pemerintahan Prabowo.

Semua Berita

Rangkuman Lawatan Ratu Máxima di Indonesia: Memperkuat Hubungan Diplomatik

Ratu Máxima telah menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Indonesia yang berlangsung selama empat hari, dimulai dari Senin hingga Kamis (24-27 November 2025). Selama kunjungannya, ia bertindak sebagai United Nation Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health, bukan sebagai Ratu Belanda....

Profil Istri Wiranto: Mengenal Rugaiya Usman

Keluarga Jenderal (Purn) TNI Wiranto tengah berduka atas kepergian istri tercinta, Rugaiya Usman, yang meninggal dunia pada Minggu (16/11) pukul 15.55 WIB di Bandung, Jawa Barat. Rugaiya telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, namun kondisinya tidak...

Perjuangan Zainal Abidin Syah untuk Irian Barat: NKRI Terbaik

Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta. Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Salah...

Kategori Berita