Thursday, January 15, 2026

Pipa Gas PT TGI...

Telah terjadi kebocoran pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Dusun...

Pamer Cincin Kawin Rully...

Rully Anggi Akbar dengan tegas membantah rumor yang menyebut bahwa dia dan istrinya,...

Lima Orang Dilaporkan ke...

Dugaan penyerobotan lahan sawit berskala besar mencuat di Kabupaten Kampar, Riau. Lima orang...

Makanan Rawan Mikroplastik yang...

Mikroplastik, sebagian besar dikenal hadir dalam makanan laut, namun penelitian menunjukkan bahwa mereka...
HomePolitikDewi Sukarno: Kontroversi...

Dewi Sukarno: Kontroversi Hak Asasi Hewan

Dewi Sukarno, mantan istri presiden pertama Indonesia Sukarno, berencana melepaskan kewarganegaraan Indonesia dan kembali menjadi warga negara Jepang. Rencana ini muncul setelah dia memutuskan untuk mendirikan partai politik dan bertarung dalam pemilu musim panas di Jepang. Dewi Sukarno, yang berusia 85 tahun, lahir di Tokyo pada 6 Februari 1940 dengan nama Naoko Nemoto. Sebelumnya, dia bekerja sebagai karyawan asuransi jiwa dan kemudian terjun ke dunia hiburan televisi. Setelah menikah dengan Sukarno pada 1962, Dewi menjadi warga negara Indonesia dan mengubah namanya menjadi Ratna Sari Dewi Sukarno.

Setelah Sukarno meninggal pada 1970, Dewi tinggal di beberapa negara seperti Prancis, Swiss, Amerika Serikat, dan kembali ke Indonesia pada 1980-an. Dia kemudian pindah ke Tokyo pada tahun 2008, fokus pada bisnis bidang perhiasan dan menjadi selebritas televisi. Dewi pernah terlibat dalam kontroversi, termasuk perkelahian dengan cucu mantan presiden Filipina dan mendirikan yayasan kemanusiaan. Dia juga berencana mendirikan partai politik bernama 12 Heiwa To (Partai Perdamaian 12), dengan fokus pada isu perlindungan hewan, khususnya anjing dan kucing, di Jepang. Kontroversi seputar niat Dewi untuk mendirikan partai ini telah menarik perhatian media dan kritik dari berbagai pihak.

Semua Berita

Rangkuman Lawatan Ratu Máxima di Indonesia: Memperkuat Hubungan Diplomatik

Ratu Máxima telah menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Indonesia yang berlangsung selama empat hari, dimulai dari Senin hingga Kamis (24-27 November 2025). Selama kunjungannya, ia bertindak sebagai United Nation Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health, bukan sebagai Ratu Belanda....

Profil Istri Wiranto: Mengenal Rugaiya Usman

Keluarga Jenderal (Purn) TNI Wiranto tengah berduka atas kepergian istri tercinta, Rugaiya Usman, yang meninggal dunia pada Minggu (16/11) pukul 15.55 WIB di Bandung, Jawa Barat. Rugaiya telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, namun kondisinya tidak...

Perjuangan Zainal Abidin Syah untuk Irian Barat: NKRI Terbaik

Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta. Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Salah...

Kategori Berita