UI Bahas Cara Diplomasi...

Resilience-based hedging menjadi pendekatan diplomasi yang menekankan ketahanan dari dalam dan luar negeri sekaligus.

Ketegangan Global Perlu Disikapi...

IR Youth Talks#1 memperkuat literasi hubungan internasional bagi generasi muda melalui diskusi yang mendalam dan relevan.

Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.
HomePolitikRespons Anies terhadap...

Respons Anies terhadap dugaan curi start Prabowo: Analisis SEO Terbaik

Gerakan Rakyat resmi dideklarasikan sebagai salah satu organisasi masyarakat baru (ormas) di Indonesia. Acara deklarasi tersebut dihelat di kawasan Jakarta Selatan dan dihadiri oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Keberadaan Gerakan Rakyat ini memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan Anies menggunakan ormas ini sebagai sarana politik untuk Pilpres 2029. Meskipun Anies sebelumnya menyatakan niatnya untuk mendirikan partai politik baru setelah Pilpres 2029, ketua umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, membantah spekulasi tersebut. Menurutnya, fokus saat ini masih pada konsolidasi Gerakan Rakyat sebagai organisasi kemasyarakatan.

Anies sendiri menegaskan bahwa Gerakan Rakyat hanya merupakan wadah untuk kelompok relawan yang telah mendukungnya. Dia menyatakan bahwa belum memikirkan Pilpres 2029 dan akan terus melakukan kegiatan sosial dan pendidikan. Namun, analis politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Bakir Ihsan, merasa bahwa Gerakan Rakyat bisa menjadi upaya Anies untuk mempertahankan elektabilitasnya hingga Pilpres 2029, terutama dengan keputusan Gerindra yang akan kembali mengusung Prabowo Subianto sebagai kandidat.

Dalam pandangan Bakir, Gerakan Rakyat memiliki potensi untuk menjadi partai politik, terutama dengan waktu yang tersedia sebelum Pilpres 2029. Analis politik dari UIN Walisongo, Kholidul Adib, juga melihat Gerakan Rakyat sebagai awal dari kemungkinan Anies untuk maju dalam Pilpres 2029. Dengan pengalaman Anies yang sebelumnya batal menjadi kandidat di Pilgub DKI 2024, Kholidul menekankan pentingnya Anies menyiapkan kendaraan politiknya sejak dini untuk memastikan kesuksesan di masa mendatang. Semua ini merupakan refleksi dari dinamika politik dalam rangkaian persiapan jelang Pilpres 2029 di Indonesia.

Source link

Semua Berita

Rangkuman Lawatan Ratu Máxima di Indonesia: Memperkuat Hubungan Diplomatik

Ratu Máxima telah menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Indonesia yang berlangsung selama empat hari, dimulai dari Senin hingga Kamis (24-27 November 2025). Selama kunjungannya, ia bertindak sebagai United Nation Secretary-General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Health, bukan sebagai Ratu Belanda....

Profil Istri Wiranto: Mengenal Rugaiya Usman

Keluarga Jenderal (Purn) TNI Wiranto tengah berduka atas kepergian istri tercinta, Rugaiya Usman, yang meninggal dunia pada Minggu (16/11) pukul 15.55 WIB di Bandung, Jawa Barat. Rugaiya telah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, namun kondisinya tidak...

Perjuangan Zainal Abidin Syah untuk Irian Barat: NKRI Terbaik

Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta. Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Salah...

Kategori Berita