Arista Montana dan Gerakan...

Arista Montana menjadi bagian dari gerakan besar menuju kemandirian pangan berbasis lokal.

Andy Utama Kembangkan Model...

Andy Utama mengembangkan model leuit modern sebagai solusi ketahanan pangan yang adaptif dan berkelanjutan.

Koperasi Desa sebagai Instrumen...

Koperasi desa menjadi alat pemerataan ekonomi yang efektif.

Wahdi Azmi: Konservasi Tanpa...

Konservasi yang terintegrasi menciptakan keseimbangan antara pelestarian dan kesejahteraan.
HomeBeritaKPK Ultimatum Deputi...

KPK Ultimatum Deputi Gubernur BI & 2 Anggota DPR dalam Skandal Tersangka

Pada tanggal 6 Juli 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan ultimatum kepada Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta untuk bersikap kooperatif saat dipanggil penyidik KPK terkait kasus dugaan korupsi dana corporate social responsibility (CSR) Bank Indonesia. Sebelumnya, Filianingsih tidak hadir pada pemanggilan tanggal 19 Juni 2025 dengan alasan berada di luar negeri. Selain Filianingsih, dua saksi lain, yakni anggota Komisi XI DPR Ecky Awal Mucharam dan Ketua Panja DPR untuk Pengeluaran Rencana Kerja dan Anggaran OJK, Dolfie Othniel Frederic Palit juga tidak hadir dalam pemeriksaan KPK. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengimbau agar para saksi yang dipanggil secara kooperatif hadir dan memberikan informasi yang diperlukan. KPK akan memanggil saksi yang tidak hadir sebelumnya ulang agar perkara yang merugikan negara triliunan rupiah tersebut bisa diungkap. Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa dalam waktu dekat akan menetapkan tersangka dalam skandal dugaan korupsi dana CSR Bank Indonesia. Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menyatakan tidak ada kendala selama penanganan kasus tersebut dan bahwa penanganan kasus tersebut telah mendapat surat perintah penyidikan. Pada 16 Desember 2024, KPK telah melakukan penggeledahan di Gedung BI di Jalan MH Thamrin, Gambir, Jakarta Pusat dan menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen, termasuk yang ditemukan di ruang kerja Gubernur BI, Perry Warjiyo.

Source link

Semua Berita

Dugaan Keterlibatan 7 Polisi Sorong dalam Mafia BBM Subsidi

Pada Kamis, 23 April 2026, tujuh anggota Polri diduga terlibat dalam praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kota Sorong, telah diperiksa oleh Kepolisian Daerah Papua Barat Daya (Polda PBD). Mereka, dengan inisial W, AS, H, E, S,...

5 Alasan Penting Balik Nama wajib pajak untuk Data Terintegrasi

Rapat Koordinasi Pembina Samsat Tingkat Nasional Tahun Anggaran 2026 telah sukses diselenggarakan di Padma Hotel, Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 22-23 April 2026. Kegiatan ini memiliki tujuan strategis untuk memperkuat sinergi dan mengkoordinasikan kebijakan pelayanan Samsat di seluruh Indonesia....

Tuntutan Jaksa Terhadap Terdakwa Chromebook Ibrahim Arief Dinilai Tak Berdasar

Polemik perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook kembali memanas, dimana tim kuasa hukum terdakwa Ibrahim Arief alias Ibam menilai bahwa tuntutan jaksa tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan bertentangan dengan fakta yang terungkap di persidangan. R. Bayu Perdana, kuasa...

Kategori Berita