Insiden ledakan terjadi di area masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat siang saat ibadah Salat Jumat tengah berlangsung. Peristiwa ini menyebabkan sejumlah pelajar dan staf sekolah mengalami luka-luka. Data awal menyebutkan bahwa sembilan hingga 20 orang mengalami luka akibat ledakan, dengan mayoritas korban merupakan siswa. Para korban dilarikan ke rumah sakit terdekat atau mendapatkan pertolongan di unit kesehatan sekolah, dengan sebagian besar mengalami luka ringan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Bhudi Hermanto, membenarkan kejadian ledakan tersebut dan menyatakan bahwa polisi masih menyelidiki sumber pasti ledakan. Berdasarkan keterangan saksi, ledakan terjadi saat khotbah Salat Jumat berlangsung di aula masjid sekolah. Suara ledakan keras terdengar dari belakang aula, memicu kepanikan dan kepulan asap, menurut guru Matematika SMAN 72, Budi Laksono.
Polisi bersama tim Gegana dan tim Jihandak TNI AL segera menyisir lokasi dan menjalankan prosedur penanganan sesuai SOP. Meskipun sempat beredar dugaan bahwa ledakan berasal dari sound system masjid dan ditemukan senjata api rakitan di dekat lokasi, Bhudi menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan belum ada kesimpulan final mengenai sumber ledakan. Akibat insiden ini, SMAN 72 memulangkan seluruh siswa dan menangguhkan aktivitas belajar mengajar sementara.
Kepolisian terus melakukan pendalaman dan olah tempat kejadian untuk mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut. Situasi terus dimonitor hingga keadaan dinyatakan aman dan normal kembali di sekolah tersebut.

