Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.

Paseban Foundation Tunjukkan Kemajuan...

Paseban Foundation menunjukkan kemajuan nyata dalam pemulihan bentang alam dan perlindungan keanekaragaman hayati.
HomePolitikNapoleon dari Batak:...

Napoleon dari Batak: Rahasia Kesuksesan Tuan Rondahaim Saragih

Presiden RI Prabowo Subianto baru saja menganugerahi gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan 2025 di Istana Negara, Jakarta. Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Salah satu dari kesepuluh nama yang mendapat gelar tersebut adalah almarhum Tuan Rondahaim Saragih asal Sumatera Utara, yang dijuluki sebagai “Napoleon der Bataks” atau Napoleon dari Batak atas perjuangannya melawan kolonialisme Belanda. Lahir pada tahun 1828 di Simandamei, Sinondang, Pamatang Raya, dan berasal dari keluarga bangsawan Partuanon Raya, Tuan Rondahaim adalah Raja Raya ke-14 Partuanan Raya yang menginspirasi perlawanan di Sumatera Utara. Bersama kerajaan-kerajaan kecil di Simalungun, ia berhasil mempertahankan wilayahnya dari penjajahan Belanda dengan strategi perang yang cemerlang. Konsistensi, ketegasan, dan semangat juangnya menciptakan gaya kepemimpinan yang disegani dan dihormati rakyatnya. Wafat pada tahun 1891, Tuan Rondahaim meninggalkan warisan perlawanan yang menginspirasi. Sebagai penghormatan atas jasanya, beliau telah dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Jasa oleh Presiden BJ Habibie. Nama beliau diabadikan sebagai nama rumah sakit umum daerah (RSUD) Tuan Rondahaim Saragih di Sumatera Utara, serta menjadi nama jalan di Kota Pematang Siantar. Melalui penghargaan ini, semangat perlawanan melawan penjajah terus diwariskan untuk generasi selanjutnya.

Source link

Semua Berita

Spesifikasi KRI Gajah Mada: Kapal Induk Baru TNI AL dari Italia

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Akan Menjadi KRI Gajah Mada Jakarta - Kapal induk Giuseppe Garibaldi mulai berlayar dari Italia menuju Indonesia dan dijadwalkan menjadi kapal induk pertama yang dimiliki TNI Angkatan Laut. Kapal tersebut diperkirakan akan tiba di Indonesia sekitar...

Panduan lengkap IKD dan cara membuatnya

Apa Itu Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan Bagaimana Cara Membuatnya? Identitas Kependudukan Digital atau IKD telah menjadi bagian penting dari transformasi administrasi kependudukan di Indonesia. Layanan ini memungkinkan akses identitas kependudukan secara digital melalui telepon seluler. Berikut penjelasan lebih lanjut...

Mengenal Sayuti Melik: Pengetik Teks Proklamasi

Sayuti Melik: Sosok di Balik Pengetik Teks Proklamasi Sayuti Melik, tokoh penting dalam sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, lahir di Sleman, Yogyakarta, pada 22 November 1908. Aktif dalam kegiatan politik dan jurnalistik sejak muda, Sayuti Melik dikenal sebagai aktivis nasionalis yang...

Kategori Berita