Proyek peningkatan jalan di jalur HR Soebrantas menuju Kantor Bupati Kampar mengalami hambatan setelah beberapa warga setempat melakukan aksi penolakan terhadap proyek tersebut. Masalah utamanya diyakini terkait dengan masalah ganti rugi lahan yang belum mencapai kesepakatan. Bupati Kampar, Ahmad Yuzar akhirnya memberikan pernyataan terkait hal ini. Menurutnya, pemerintah daerah tidak akan menghentikan proyek tersebut meskipun adanya penolakan dari sebagian warga.
Namun, berdasarkan informasi yang beredar, sebagian warga meminta penyelesaian administrasi dan kompensasi sebelum alat berat kembali beroperasi. Pemerintah Kabupaten Kampar sedang mengambil langkah mediasi agar pekerjaan dapat dilanjutkan tanpa memicu ketegangan di antara masyarakat. Peningkatan jalan menuju Kantor Bupati dianggap sebagai proyek strategis untuk memperlancar mobilitas dan meningkatkan kualitas infrastruktur di pusat pemerintahan.
Meskipun begitu, di lokasi proyek terpantau tidak ada aktivitas pengerjaan yang dilakukan. Hal ini menandakan bahwa proyek peningkatan jalan menuju Kantor Bupati Kampar masih dalam tahap penyelesaian permasalahan. Dengan demikian, diharapkan bahwa semua pihak bisa mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan agar proyek pembangunan jalan ini dapat dilanjutkan dengan lancar.

