Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertekad untuk membangun 2.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Papua agar beroperasi pada tanggal 17 Agustus 2026. Target ini disampaikan oleh Prabowo dalam rapat percepatan pembangunan otonomi khusus Papua di Istana Negara. Meskipun awalnya target beroperasinya 2.500 SPPG di Papua dijadwalkan pada bulan Maret tahun depan, Prabowo memberikan kelonggaran kepada Badan Gizi Nasional (BGN) mengingat kesulitan dan kondisi fisik di Papua. Prabowo menegaskan harapannya agar 2.500 SPPG di Papua sudah beroperasi pada 17 Agustus 2026. Selain itu, Prabowo juga mengungkapkan keinginannya untuk menanami tanah Papua dengan kelapa sawit, tebu, dan singkong dalam jangka waktu 5 tahun untuk mencapai swasembada energi. Saat ini, telah ada 179 SPPG yang beroperasi di Papua dengan total penerima manfaat mencapai sekitar 750.000 orang. Prabowo juga menanyakan perkembangan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan di Papua, dan mendapat laporan bahwa ada 179 SPPG yang sudah beroperasi di berbagai daerah di Papua.

