Wednesday, January 14, 2026

Sumpah Gubri Wahid: Uji...

Aktivis sipil yang bernama Sanusi menyatakan dukungannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam...

Cibubur: Betrand Peto di...

Sinetron terkenal RCTI, Cinta Sepenuh Jiwa, akan mengadakan acara Meet & Greet di...

Silaturahmi PWI Bengkalis dan...

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Ketua Pengadilan...

Manfaat Alpukat untuk Pencernaan:...

Alpukat adalah buah yang terkenal karena kandungan lemak sehat dan tekstur creamy yang...
HomeBeritaDia Bukan Pembunuh:...

Dia Bukan Pembunuh: Menggali Cerita Seorang Korban

Keluhan keras disampaikan oleh keluarga Rorensius Siregar terhadap tuntutan 3 tahun penjara yang dilayangkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau. Mereka menilai bahwa tuntutan tersebut tidak adil dan mengesampingkan fakta bahwa Rorensius sebenarnya adalah korban dalam peristiwa tersebut. Raman Saputra Siregar, saudara kandung Rorensius, secara terbuka menyatakan keberatan terhadap tuntutan JPU yang dianggap terlalu berat dan tidak manusiawi. Keluarga menegaskan bahwa Rorensius tidak mengetahui bahwa buah sawit yang dibelinya diduga berasal dari perusahaan PT KIS dan dari kawasan hutan di Kecamatan Tapung Hilir. Mereka menilai bahwa dalam kasus ini, hukum seolah tajam ke bawah namun tumpul ke atas, di mana Rorensius sebagai warga kecil harus menanggung risiko hukum paling berat. Keluarga juga meminta keringanan kepada Majelis Hakim PN Bangkinang dalam putusan vonis yang akan dijatuhkan serta mendorong Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) untuk menindak tegas perusahaan yang diduga melanggar aturan. Kasus ini mencerminkan tantangan penegakan hukum di sektor sumber daya alam di mana masyarakat kecil sering menjadi korban, sementara masalah besar di balik konflik hutan belum terselesaikan. Hingga saat ini, pihak Jaksa Penuntut Umum maupun PT KIS belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan keluarga Rorensius Siregar.

Source link

Semua Berita

Sumpah Gubri Wahid: Uji di Pengadilan, Bukan Opini Publik

Aktivis sipil yang bernama Sanusi menyatakan dukungannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penanganan kasus yang melibatkan Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid. Sanusi mempertegas bahwa sumpah yang diucapkan oleh Gubri Wahid harus diuji secara hukum di pengadilan untuk menghindari...

Silaturahmi PWI Bengkalis dan PN Bengkalis: Memperkuat Hubungan Komunitas

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kelas IB Bengkalis pada hari Selasa. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Comment Center PN Bengkalis dengan suasana yang hangat. Silaturahmi dipimpin oleh Ketua PN...

Oligarki Tambang, Kapitalisme Liberal, dan Ketimpangan: Analisis Mendalam

Kritik terhadap arah demokrasi Indonesia semakin meningkat, tidak hanya dalam wacana tetapi juga dalam indikator ketimpangan ekonomi yang berkembang. Hal ini terbukti dengan semakin terkonsentrasinya kekayaan, aset, dan sumber daya alam pada sejumlah kelompok usaha besar, menimbulkan kekhawatiran terhadap...

Kategori Berita