Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meminta prajurit, terutama perwira muda, menyesuaikan doktrin dan pola latihan dengan perubahan teknologi serta karakter peperangan modern. Menurut Agus, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci agar TNI tetap profesional dan mampu menghadapi lingkungan strategis yang bergerak cepat.
Pesan tersebut disampaikan Agus menjelang peringatan HUT ke-81 TNI yang puncaknya akan digelar pada 5 Oktober 2026. Ia menilai profesionalitas prajurit tidak dapat dipisahkan dari kemampuan untuk beradaptasi terhadap perkembangan dunia peperangan.
Perubahan doktrin dan pola latihan
Agus menekankan bahwa adaptasi tidak sebatas penguasaan teknologi. Prajurit juga harus memahami perubahan doktrin, memperbarui metode latihan, serta menyesuaikan diri dengan dinamika strategis yang berkembang.
“Saya mengajak generasi-generasi muda, khususnya perwira muda TNI, untuk menjadi perwira yang mau berubah secara doktrin, latihan, dan sebagainya,” ucap Agus, Minggu, 20 September 2026.
Ia mengatakan, tantangan yang dihadapi TNI menuntut prajurit dengan kemampuan yang terus berkembang. Karena itu, proses pembentukan SDM di lingkungan TNI perlu berjalan seiring dengan perubahan teknologi dan pola konflik modern.
Dalam peringatan HUT ke-81 TNI, Agus mengusung visi “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Visi tersebut, kata dia, menjadi bagian dari upaya memperkuat profesionalitas TNI melalui misi PRIMA, yakni profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.
Puncak peringatan di Silang Monas
Puncak peringatan HUT ke-81 TNI akan berlangsung di Silang Monas, Jakarta Pusat, pada 5 Oktober 2026. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertindak sebagai inspektur upacara.
Sebanyak 51.000 personel dari berbagai matra dan korps TNI akan terlibat dalam upacara tersebut. Setelah upacara, puluhan ribu prajurit akan mengikuti parade atau defile di hadapan Presiden Prabowo, pejabat TNI, dan para menteri.
Sebelum acara puncak, TNI menggelar TNI Fair pada 19-20 September 2026. Kegiatan itu mencakup pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista), perlombaan olahraga, serta bakti sosial dan bakti kesehatan.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 TNI yang diarahkan untuk memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Agenda itu sekaligus menjadi sarana untuk menunjukkan kesiapan serta profesionalitas prajurit.

