Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBerita172 Peserta PPDS...

172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah, dan Pusing saat Pradik

Sebanyak 172 peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Airlangga (Unair) mengalami mual, muntah, dan pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan (Pradik) di Surabaya, Senin, 28 September 2026. RSUD Dr. Soetomo kini memeriksa sampel makanan dan melakukan pengambilan usap rektal untuk mencari penyebab gangguan kesehatan tersebut.

Peserta yang mengalami keluhan merupakan bagian dari 289 orang yang mengikuti kegiatan Pradik. Pemeriksaan dilakukan setelah rumah sakit menduga gangguan kesehatan itu berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi peserta. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan karena hasil pemeriksaan laboratorium masih ditunggu.

Sampel Dikirim ke Tiga Laboratorium

Kepala Bagian Umum RSUD Dr. Soetomo, Robeth Jabbar, mengatakan sampel makanan dan hasil pengambilan usap rektal telah dikirim untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan dilakukan di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Kepolisian Daerah Jawa Timur, Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Sampel makanan dan hasil pengambilan usap rektal dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Kepolisian Daerah Jawa Timur, Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Robeth dalam keterangan tertulis di Surabaya, Selasa, 29 September 2026.

Menurut Robeth, pemeriksaan laboratorium akan menjadi salah satu dasar untuk menentukan penanganan dan tindak lanjut atas kejadian tersebut. Rumah sakit juga telah melaporkan peristiwa itu kepada dinas kesehatan terkait.

Delapan Peserta Mendapat Penanganan Medis

Dari 172 peserta yang mengalami keluhan, enam orang mendapat penanganan di RSUD Dr. Soetomo. Empat peserta menjalani pemeriksaan medis, sementara dua lainnya menjalani observasi. Keenamnya telah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit.

Dua peserta lain memperoleh penanganan di fasilitas kesehatan berbeda. Masing-masing dirawat atau diperiksa di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soewandhie.

Peserta dengan gejala yang membutuhkan pertolongan diarahkan menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD). Adapun mereka yang hanya mengalami keluhan ringan dan masih mampu beraktivitas diminta melakukan observasi mandiri serta memantau perkembangan kondisi kesehatan.

Kegiatan Pradik Diliburkan

Sebagai langkah antisipasi, kegiatan Pradik pada Selasa, 29 September 2026, diliburkan. Peserta yang mengalami gejala memburuk diminta segera memeriksakan diri ke IGD. RSUD Dr. Soetomo juga menyiapkan bantuan penjemputan melalui petugas Instalasi Keamanan, Ketertiban dan Perparkiran (IKKP) bagi peserta yang membutuhkan bantuan menuju rumah sakit.

Rumah sakit berkoordinasi dengan Fakultas Kedokteran Unair untuk memantau kondisi peserta sekaligus mengevaluasi pelaksanaan kegiatan, termasuk penyediaan makanan selama Pradik. Hasil pemeriksaan dari laboratorium terkait masih menjadi penentu untuk mengungkap penyebab pasti keluhan yang dialami para peserta.

Source link

Semua Berita

Cerita Korban Investasi Emas, Rugi Miliaran Seret JC dan KL

Sebanyak 86 orang melaporkan dugaan penipuan investasi emas dan perak yang menyeret PT Divine Gems and Jewellery ke Bareskrim Polri pada Jumat (9/10/2026). Para pelapor memperkirakan total kerugian dalam perkara tersebut mencapai Rp25 miliar. Dalam laporan itu, tiga influencer...

Kronologi Rumah Dinas TNI Jadi Markas Judol, KSAD Buka Suara

Rumah dinas TNI AD di Kompleks KPAD Cijantung, Jakarta Timur, digerebek setelah warga mencurigai aktivitas di dalamnya. Dari lokasi tersebut, Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya mengamankan 11 warga sipil dan menyita 32 unit komputer yang diduga digunakan untuk operasional...

CCTV Ungkap Istri Polisi di Surabaya Diduga Ambil Rp4,5 Juta

Rekaman CCTV penarikan uang senilai Rp4,5 juta mengubah arah laporan dugaan pencurian kartu ATM di Surabaya. A (23), yang semula menaruh curiga kepada temannya, RDS, kini melaporkan YCAF (32) setelah sosok dalam rekaman disebut memiliki ciri yang identik dengan...

Kategori Berita