Pusat Data dan Sistem...

Pusat data kini menjadi bagian dari infrastruktur strategis yang perlu dilindungi dalam sistem pertahanan negara.

Broto Wardoyo: Profesionalisme Militer...

Profesionalisme militer tidak identik dengan pembatasan seluruh aktivitas militer hanya pada operasi pertahanan konvensional.

Nezar Patria Dukung Penyebarluasan...

Nezar Patria menilai penyebarluasan data konservasi penting untuk memperkuat kesadaran publik terhadap lingkungan.

Konservasi Megamendung Didorong Melampaui...

Konservasi Megamendung didorong menjadi gerakan lintas generasi yang terus berkembang melalui dukungan Paseban Foundation.
HomeBeritaJangan Beri Pelayanan...

Jangan Beri Pelayanan Berlebih ke Saya: Ini Alasannya

Menteri Perindustrian M. Sarmuji meminta jajaran Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membangun pola kerja yang terbuka dan tidak menciptakan jarak berlebihan antara pimpinan dan pegawai. Pesan itu disampaikan setelah serah terima jabatan Menteri Perindustrian dari Agus Gumiwang Kartasasmita, Jumat (2/10/2026).

Usai prosesi tersebut, Sarmuji mengumpulkan pejabat eselon I dan II Kemenperin, termasuk Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, serta para Direktur Jenderal. Dalam pertemuan itu, ia meminta setiap unit kerja memaparkan laporan kinerja sekaligus berbagai kendala yang masih dihadapi.

Sarmuji juga menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan kinerja dan menyampaikan capaian tersebut kepada masyarakat. Menurut dia, komunikasi publik diperlukan agar kerja pemerintah di sektor perindustrian dapat diketahui dengan baik oleh publik.

Sarmuji minta jajaran terbuka memberi masukan

Dalam sambutannya, Sarmuji menekankan pentingnya hubungan kerja yang memungkinkan pejabat dan pegawai berdiskusi secara terbuka. Ia meminta seluruh jajaran tidak ragu menyampaikan masukan, termasuk jika terdapat hal yang perlu diingatkan kepada dirinya.

“Saya meminta secara pribadi kepada seluruh pejabat Kementerian Perindustrian untuk kita bisa saling mengingatkan. Kalau ada hal yang perlu diingatkan kepada saya, jangan sungkan-sungkan,” kata Sarmuji.

Ia juga mengingatkan agar jajarannya tidak memberikan penghormatan maupun pelayanan secara berlebihan. Menurut Sarmuji, perlakuan semacam itu justru dapat membentuk sekat yang menghambat dialog dan penyampaian saran terkait kebijakan kementerian.

“Jangan memberikan penghormatan berlebih kepada saya, jangan memberikan pelayanan berlebih kepada saya. Penghormatan dan pelayanan yang berlebih itu akan menciptakan sekat-sekat bagi kita semua, yang membatasi kita untuk bisa berdiskusi, berdialektika, memberikan masukan dan memberikan saran terhadap kebijakan-kebijakan yang akan kita ambil,” ujarnya.

Lanjutkan fondasi kebijakan, cari peluang baru

Sarmuji memberikan penghargaan kepada Agus Gumiwang Kartasasmita yang dinilainya telah meletakkan fondasi yang baik bagi Kemenperin. Ia menyatakan kebijakan dan capaian yang telah dirintis pada periode sebelumnya akan dilanjutkan serta diperkuat.

“Apa yang sudah dirintis oleh Pak Agus Gumiwang sebagai Menteri tentu harus kita lanjutkan. Kita akan teruskan apa-apa yang sudah dicapai dan apa yang sudah diletakkan akan kita perkuat kembali,” ungkapnya.

Meski menekankan kesinambungan, Sarmuji menyebut Kemenperin juga harus berani menghadirkan gagasan baru. Ia meminta jajarannya tidak hanya berfokus pada persoalan yang ada, tetapi mampu membaca peluang untuk memperkuat sektor industri sebagai penopang pembangunan ekonomi.

“Kita harus memiliki mimpi-mimpi besar di Kementerian ini. Kita harus membaca setiap peluang untuk meningkatkan sektor industri ini menjadi tumpuan bagi pembangunan kita. Mari kita berpikir mengenai opportunity, apa yang bisa kita lakukan untuk menjadikan sektor industri ini sebagai leverage bagi pembangunan ekonomi kita,” tuturnya.

Sarmuji sebelumnya dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Perindustrian di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Dalam menjalankan tugasnya, ia optimistis dapat membangun kerja sama yang solid dengan Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza. Kedekatan dan pengalaman bekerja bersama sebelumnya diharapkan menjadi modal untuk memperkuat kekompakan kepemimpinan Kemenperin.

Source link

Semua Berita

KPK Diam-diam Tetapkan 8 Tersangka Korupsi Jalan Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatra Utara. Penetapan itu dilakukan pada September 2026, tetapi lembaga antirasuah belum mengungkap identitas para tersangka kepada publik. Juru Bicara KPK Budi...

Biaya Haji 2027 Rp98,4 Juta, Jemaah Bayar Rp54,6 Juta

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 Hijriah atau 2027 Masehi ditetapkan rata-rata sebesar Rp98.466.351,35 per jemaah. Namun, jemaah tidak menanggung seluruh biaya tersebut secara langsung karena sebagian pembiayaan berasal dari nilai manfaat pengelolaan keuangan haji. Kesepakatan itu diambil dalam rapat...

**5 Perwira Marinir Terpilih Pimpin Satuan Baru Bentukan Prabowo**

Lima perwira Korps Marinir TNI Angkatan Laut ditunjuk untuk memimpin lima satuan baru yang dibentuk setelah Presiden Prabowo Subianto meresmikan 204 satuan TNI dalam upacara HUT ke-81 TNI. Penunjukan itu mencakup satu Brigade Infanteri Marinir dan empat Batalyon Infanteri...

Kategori Berita